Desa Banyumas merupakan salah satu desa di Wilayah Kecamatan Candipuro. Pada awaLnya, hanya sebuah Dusun yang menjadi bagian dari Desa Beringin Kencana. Dusun yang terbentuk dari kumpulan pendatang dari Pulau Jawa, yang mana Mayoritas penduduk pendatang tersebut berasal dari Jawa Barat, disusul Jawa Tengah.Sehingga mayoritas warganya bisa berbahasa Sunda. Kedatangan mereka, karena masih luasnya tanah di Sumatra, ditengah keterbatasan tanah di Jawa.
Para Pendatang membuka lahan hutan dan lahan gambut, kemudian membentuk perkampungan untuk membangun silaturahmi. Pada awalnya, setiap musim hujan, wilayah tersebut mengalami banjir, karena berdekatan dengan aliran sungai Katibung.Kelompok masyarakat yang terbentuk, makin hari semakin banyak, karena berita tentang pembukaan lahan tersebut juga disampaikan mereka kepada sanak keluarga dan family yang di tanah Jawa, sehingga makin bertambah jumlah pendatang diwilayah tersebut.
Pembukaan lahan hutan dan lahan gambut, kemudian dijadikan lahan pertanian sawah, yang ditanami padi dan palawija. Karena hasilnya yang dirasa cukup baik, maka mereka menetap di wilayah tersebut yang kemudian menjadi dusun yang ramai. Hingga pada tahun 1987, warga memutuskan untuk mengurus pemekaran Desa Beringin Kencana, hingga terbentuklah Desa Banyumas, yang mana meliputi beberapa dusun yaitu Dusun Banyumas, Benda Jaya, dan Tasik, pada 20 Oktober 1987. Dengan berstatus sebagai Desa Persiapan, Desa Banyumas dipimpin oleh Kepala Desa Bapak Ahmad Basirun, hingga Tahun 1992. Setelah ditetapkan menjadi Desa Definitif, dilakukan pemilihan Kepala Desa, yang dimenangkan oleh Bapak Jahrudin, yang memimpin Desa Banyumas sampai Tahun 2000.